YANWORKS.WEB.ID/blog

Sesuatu yang ingin ditulis dan dibaca sebagaimana mestinya.

Tentang “Everybody Draw Mohammed Day – 20 Mei”

May20

Saya tahu bahwa ini berawal dari salah paham dari seorang http://mollynorris.com yang membuat kehebohan dengan membuat halaman “Everybody Draw Mohammed Day” di jejaring sosial Facebook. Banyak kontroversi yang kemudian muncul dengan adanya halaman ini.

Bagi muslim tentu tahu, kehebohan ini muncul karena dalam ajaran agama Islam sendiri tidak diperbolehkan menggambarkan Nabi atau Rasul dengan bentuk serupa manusia, baik itu dalam bentuk gambar maupun patung. Dengan adanya halaman itu, sontak memicu berbagai pendapat dikalangan masyarakat yang pro maupun kontra. Muslim jelas menentang aksi ini, tapi bagi mereka yang non muslim, penolakan ini dianggap sebagai bentuk pembatasan yang tidak berdasar, mereka berfikir bahwa mereka seharusnya bebas menggambar karakter siapapun yang mereka inginkan.

Perlawanan terhadap gerakan ini pun muncul di halaman facebook sebagai reaksi menentang, salah satunya adalah Against “Everybody Draw Mohammed Day – May 20″ dan saya tergabung di dalamnya. Ada satu pesan yang saya share pada halaman itu yang berbunyi:

“Liberty or creativity must be followed by responsibility… It’s a muslim faith that Muhammad SAW should never be illustrated in human form, and others (non-muslim) should respect that. Thank you.”

Bahwa kebebasan dalam berkreatifitas hendaknya di ikuti dengan sebuah tanggung jawab, sudah menjadi keyakinan seorang muslim bahwa Nabi Muhammad SAW tidak boleh digambarkan dalam sosok manusia, dan seharusnya bagi orang non muslim bisa menghargai hal itu.

Ternyata pesan itu mendapat respon dari orang yang non-muslim dan mempertanyakan hal berikut:

“Please justify to me why I must follow your religious doctrine? Then why do Yanwar start this thread by saying that “Muhammad SAW should never be illustrated in human form, and others (non-muslim) should respect that”. I do respect all your ways of life as well as I respect myself. By the way, I do not understand where that comment came from or what its purpose is. But I respect myself as well as others and their beliefs. I do however, have a strong objection to being told how to or not to think about any religion. I know what I will answer to my question and I justify to myself daily my beliefs. I would like a believer to explain to me why he thinks it is necessary for me to follow anything religious just because he says so.”

Dan jawaban saya jelas dengan sedikit mengambil dari analogi yang sangat sederhana:

“Yup, its all about respect, I believe that religions do have rights just like human. Take a simple sample: if you don’t want somebody step on the grass in your front yard, others should respect that. I know you have your own reason from forbidding people do that.

other sample: we should never park in the ‘disable parking space’ if we are “normal” people. why? because we should respect to others right, the disabled person’s right.

It is similar with: if you don’t want other people swim in your swimming pool? Do you need to tell them what is the reason? I think its not important, it’s your swimming pool, you have your own rule and other people should understand that.

I don’t force you to follow my religions doctrine, I never force anyone to follow my religions doctrine, that’s why I used the word ‘should’. I didn’t say that “others (non-muslim) MUST respect that”. Islam is the religion of peace, but you should understand too that Islam have the limit of tolerance.

In this case, you can draw any cartoon character figure as you want, we respect your creativity and your liberty. What we moslem don’t agree is if you claim your drawing is Muhammad SAW, the last prophet of Islam.

So, please understand that, thank you.”

Ya, anda pasti tahu maksud jawaban saya diatas, intinya adalah tentang saling menghargai, saya yakin bahwa agama juga memiliki haknya, sebut saja hak untuk berkembang, hak untuk menjalankan keyakinannya, hak untuk dihormati, dll. Ambil saja sebuah contoh sederhana, jika anda tidak ingin orang lain menginjak rumput di halaman rumah anda, seharusnya bagi orang lain yang tahu, memahami hal itu, dan saya yakin anda punya alasan sendiri kenapa anda melarang orang melakukannya.

Contoh lain yang mungkin cocok untuk kasus ini adalah jika kita tidak mau orang lain berenang di kolam renang milik kita, apakah perlu kita menjelaskan apa alasannya? saya pikir itu menjadi tidak penting karena kolam itu adalah kolam renang kita sendiri, dan kita punya aturan sendiri dalam menggunakannya, dengan tahu hal itu, seharusnya orang lain memahami dan menghormati larangan tersebut, bukannya malah memaksa dan nekat berenang di kolam kita. Jadi menurut anda bagaimana? Benar atau salah?

Saya yakin bahwa saya tidak pernah memaksa orang untuk memahami dan mengikuti ajaran Islam, karena bagi saya sendiri, saya merasa belum sepenuhnya menjalankan ajaran agama yang saya anut sendiri. Tapi yang ingin saya jelaskan bahwa bagi orang lain yang berbeda keyakinan untuk bisa menghargai dan menghormati aturan yang ada dalam suatu ajaran agama lain.

Siapapun boleh menggambar karakter apapun yang meraka inginkan, tapi yang tidak berkenan adalah jika mereka menyatakan bahwa gambar tersebut adalah gambar Nabi Muhammad SAW yang bagi agama Islam dilarang penggambarannya dalam rupa manusia (itulah kenapa Nabi Muhammad SAW selalu digambarkan dengan tulisan arab-seperti gambar di paling atas, atau dilambangkan dengan cahaya yang terang dalam suatu adegan film).

Semoga ini bisa memperjelas maksud pendapat saya dan bisa sedikit memberi pemahaman bagi yang merasa berbeda pendapat dengan saya. Tapi saya tetap menghormati jika anda memiliki pendapat yang lain.

اللّه أكبر

Share This Post
posted under LifeStyle, My Comment, Personal, interreligious studies | | No Comments »

Its about my blog… update.

May12

Sebenarnya keinginan untuk menulis blog selalu muncul, paling tidak biar blog saya ini tidak nganggur dalam jangka waktu yang lama tanpa update. Tapi kadang-kadang keinginan itu kurang dibarengi dengan kemampuan untuk menulis yang kuat, soalnya saya selalu ribet untuk bikin sebuah posting saja, pengennya cuma tinggal tulis, trus di publish tanpa perlu mikir apa berita ini benar atau bohong (hoax), apakah ada informasi lain yang terkait, ataukah ada informasi yang lebih penting/detail yang perlu disampaikan. Pemikiran itulah yang kadang membentur/membatasi saya untuk menulis posting untuk update secara berkala dan tidak terlalu lama jangka waktunya.

Pemahaman saya dulu, saya membuat blog ini untuk bisa memberi/berbagi informasi yang menurut saya menarik dan juga untuk mengungkapkan uneg-uneg/pendapat saya terhadap suatu hal, selain untuk tetap exist tentu saja. Tapi dengan kondisi yang sudah saya ceritakan diatas, hal semacam itu sedikit terhambat karena update postingnya terlalu lama jaraknya dan postingnya kurang beragam.

Beberapa waktu ini saya lebih sering blogwalking dibanding blogwriting, dan dari kegiatan itu berkembang pemikiran bahwa saya juga ingin menyajikan informasi yang sama menarik dengan mereka tanpa harus terbebani dengan idealisme bahwa blog ini adalah tulisan saya sendiri yang berisi posting yang saya tulis sendiri dan sudah saya riset dari berbagai sumber. Dengan begitu saya bertanggungjawab penuh terhadap content yang ada dalam blog pribadi saya ini.

Akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa sudah saatnya saya sedikit terbebas dari ikatan yang sudah saya buat sendiri itu, saya musti membuka mata lebih lebar, dan mau menerima berbagai posting menarik dari hasil blogwalking saya untuk istilahnya di repost di blog saya ini. Tujuannya untuk memberi informasi yang menarik dan beragam pada pembaca blog saya (meskipun saya sendiri tidak tahu siapa pembaca blog saya, atau bahkan tidak ada :p ).

Dalam beberapa posting mendatang akan ada banyak tulisan yang saya ambil dari blog lain yang tentu saja menarik, walaupun akan tetap ada beberapa posting yang saya tulis sendiri dengan riset yang sudah sering saya lakukan sampai saat ini. Harapannya ini bisa membuat blog saya lebih informatif dan beragam topik.
Terima kasih bagi anda yang selama ini sudah sering ‘kesasar’ di blog saya ini :)

Share This Post
posted under My Comment, Personal | | No Comments »

Apa ‘Idealisme’ untukmu?

April29

Posting ini mungkin akan sangat personal karena saya ingin berbagi tentang apa yang disebut dengan idealisme. Jika boleh diberi kesempatan untuk mendefinisikan secara bebas, bagi saya definisi idealisme adalah sebuah pokok topik yang dipegang teguh atau juga terkadang menjadi sebuah batasan pada sudut pandang seseorang tentang suatu hal, cenderung kepada sebuah kondisi yang dicita-citakan. Tentu saja dengan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa idealisme masing-masing orang akan berbeda, tergantung sudut pandangnya terhadap suatu hal tersebut.

Idealisme berasal dari kata “ideal” dengan tambahan sufiks/akhiran “-isme” yang berasal dari bahasa Yunani kuno -ισμός (-ismos) yang memiliki fungsi membentuk kata benda abstrak terhadap suatu tindakan, keadaan, pemahaman/doktrin. Sedangkan kata ‘ideal’ sendiri memiliki arti suatu kondisi paling wajar yang dikehendaki atau diinginkan. Contoh yang paling mudah dari sebuah idealisme biasaya digunakan pada bidang politik, sosial, dan segala suatu hal yang bersifat pemikiran. Idealisme menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia memiliki arti:

Idealisme 1 suatu aliran di ilmu filsafat yang menganggap pikiran atau cita-cita sebagai satu-satunya hal yang benar, yang dapat dirasakan dan dipahami 2 hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita (yaitu menurut suatu patokan atau pedoman yang dianggap sempurna) 3 Sas aliran yg mementingkan khayal atau fantasi untuk menunjukkan keindahan dan kesempurnaan meskipun tidak sesuai dng kenyataan.

Lalu Idealisme saya apa? Saya sendiri belum bisa secara jelas dan lugas menjelaskan idealisme saya apa, yang saya tahu beberapa pendapat mengatakan “Idealisme itu adalah kemewahan terbesar anak muda.” jadi bagi anda yang masih muda/merasa muda atau (yang paling umum) anak muda = mahasiswa, pegang teguhlah idealisme yang ada pada dirimu, karena suatu ketika nanti kita harus rela melepasnya atau paling tidak melonggarkan batas toleransi yang ada pada idealisme itu sendiri.

Sebuah nasehat dari orang terdekat saya mengatakan bahwa idealisme itu tidak akan membahagiakan siapapun kecuali diri kita sendiri, makanya saat kita hidup dilingkungan sosial yang terdiri tidak hanya kita sendiri,  mau tidak mau idealisme itu harus pelan-pelan luruh. Walau tidak ada salahnya juga tetap menjaga idealisme, sebagai bagian dari kemewahan yang masih bisa kita rasakan.

Itulah yang saya rasakan sekarang, saya mesti pelan-pelan meluruhkan setiap idealisme yang pernah terpikirkan oleh saya, walaupun terasa klise, tapi semua ini adalah sebuah bagian dari realitas yang harus dihadapi untuk melangkah lebih jauh, karena pada kondisi saya, idealisme akan menjadi muskil jika saya tidak mau lebih toleran terhadap kenyataan untuk saat ini. Yah, paling tidak saya akan simpan baik-baik dibenak saya, dan suatu ketika nanti akan saya perjuangkan idealisme itu jika saya punya kesempatan.

Jadi bagi kalian semua yang masih memegang teguh idealisme kalian, berbanggalah bahwa kalian masih menikmati kemewahan yang kalian miliki. Dan bagi anda yang telah menemukan dan mewujudkan idealisme kalian, maka berbahagialah karena kalian adalah orang-orang yang luar biasa.

“When the spark of brilliance meets the cold stream of reality, Idealism is often the first casualty.”

Share This Post
posted under LifeStyle, My Comment, Personal | | No Comments »

KKN Ku Karimunjawa

June24
Foto Anggota Tim KKN saat makrab di Pantai Sundak.

Foto Anggota Tim KKN saat makrab di Pantai Sundak.

Banyak hal yang bisa diceritakan dari perjalananku dalam mempersiapkan KKN ku di Kepulauan Karimunjawa. Selain dari seringnya kami kumpul dan bersenang-senang, ada juga kalanya kami bersitegang dan menghadapi konflik. Tapi semua itulah yang membuat kami seperti sekarang ini… Kami siap berangkat dan mengabdikan diri pada masyarakat, semoga kalian juga berdoa agar KKN kami berjalan lancar dan sukses.

Dulu, aku pernah membuat beberapa buah puisi untuk semua teman-teman KKN Ku seiring perjalanan kami… dan beginilah beberapa puisi tersebut:

________________________________________________

aku berada di tengah keramaian tapi aku kesepian
ingin aku berteriak sekeras-kerasnya tapi suara ini tak mau keluar
dan jiwa ini tak lekas tergetar

haruskah kupalingkan mukaku dari mereka yang telah mengiringiku selama ini
haruskah kuhabiskan semua rasa sesalku pada sesuatu yang tak pernah kutahu ada
sedang aku hanya berada di belakang mereka
tanpa bisa menyapa, tanpa bisa berkata
aku disini menunggu kalian menjemputku
mengajakku berjalan bersama menuju pulau yang telah menanti kita di ujung jauh horison sana.

2 april 2009
yanz

________________________________________________

jika tujuh bintang itu tak lagi bersinar
haruskah aku terus menyanyikan lagu rindu
haruskah aku terus mendengar senandung pilu
ataukah aku harus beranjak pergi dan tak berpaling lagi

jika pucuk daun itu tak lagi berembun
haruskah aku meringkuk dengan perasaan sendu
haruskah aku terlentang membebaskan perasaan luka
ataukah aku harus berlari dan berteriak sekeras-kerasnya

sudah kuputuskan, aku akan berdiri pada tiang-tiang yang tegak diatas harapan dan mimpi
akan kutunggu kalian hingga bintang itu bersinar dan pucuk daun itu berembun kembali

2 april 2009
yanz

________________________________________________

malam semakin larut dan dingin
aku masih mendengar mereka memetik gitar dan bernyanyi
dan aku tak lagi sendiri
karena malam ini aku tahu
bersama mereka aku yakin bisa
walau hati ini akan tetap terluka nantinya
tapi kutahu itu tak akan sia-sia
terima kasih kawan
mulai malam ini aku akan tetap bersama kalian.

2 april 2009
yanz

________________________________________________

Untuk semua kalian teman-teman KKN Ku di Karimunjawa nantinya, persiapkan diri kita masing-masing, karena aku sadar betul bahwa semua ini tidak akan mudah, tapi aku harap kita bisa melalui semua ini dengan baik.

Dan ingatlah, bahwa waktu-waktu inilah yang akan kita kenang sepanjang hidup kita.
Salam persahabatan dari Kormanit kalian.

you’ll never KKN alone

tanpa lilin,
Yanwar Iswahyudi M.

Share This Post
posted under LifeStyle, My Comment, Personal | | 3 Comments »

USA Vote – Barack Hussein Obama to be US President

November6

Sejarah tercetak, begitulah moment2 kali ini bagi negara Amerika (dan mungkin juga Indonesia dan Kenya), hal ini karena dalam pemilihan presiden kemaren, Barrack Obama yang sering dipanggil dengan nama Barry saat berada di Indonesia memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat yang ke 44 dengan kemenangan mutlak.

Obama mendapatkan 349 electoral vote, sedangkan McCain mendapatkan 162 electoral vote (sumber: detik.com). Walau sebenarnya Obama hanya butuh 270 electoral vote untuk bisa maju menjadi presiden.

Kenapa kemudian Kenya dan Indonesia juga mencetak sejarah? Pertama karena Obama lahir dari pria kebangsaan Kenya, lalu sejarah yang dicetak Indonesia adalah sebagai salah satu tempat dimana presiden amerika ini pernah dibesarkan dan memiliki keluarga.

Kalo saya boleh buat list, ini mungkin sejarah2 yang telah dicetak oleh pria mengagumkan ini:
- Presiden Amerika pertama yang berasal dari keturunan Afrika
- Presiden Amerika pertama yang pernah dibesarkan di negara dengan penduduk Islam terbanyak di dunia (Indonesia)
- Orang kulit hitam pertama yang menempati akan menempati Gedung Putih. dll.

Tapi saya harap Indonesia sendiri tidak terlalu berharap akan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kemenangan ini, karena saat ini di amerika sendiri sedang mengalami gejolak ekonomi dan krisis kepercayaan, mungkin pada tahun2 pertengahan kepemimpinan obama, politik luar negeri baru akan mendapat perhatian yang cukup.

Yah, saya sendiri walau tidak memilih tapi turut berbahagia bahwa ternyata isu ras yang semula akan menjadi pengganjal terbesar tidak terbukti, inilah bukti kematangan politik amerika. Sekali lagi selamat untuk Pak Barack Obama. Semoga besok kalo ke Indonesia, mampir ke rumah saya.

Ini saya kasih bonus foto2 tentang Obama:

Barack Obama bersama sang ibu di masa kecilnya.

Barack Obama bersama sang ibu di masa kecilnya.

 

Barack Obama dan sang ayah kandungnya.

Barack Obama dan sang ayah kandungnya.

 

Barack Obama beserta ibu, ayah tiri (Lolo Soetoro), dan sang adik (Maya Soetoro)

Barack Obama beserta ibu, ayah tiri (Lolo Soetoro), dan sang adik (Maya Soetoro)

 

Obama beserta istri dan kedua anaknya - Keluarga gedung putih selanjutnya.

Obama beserta istri dan kedua anaknya - Keluarga gedung putih selanjutnya.

Share This Post
posted under InterestThing, My Comment | | 1 Comment »

Ayat-ayat Cinta The Movie – Premiere

February29

Akhirnya setelah mengalami penundaan selama 2 bulan, Ayat-Ayat Cinta The Movie sekarang sudah dapat ditonton di bioskop2 terdekat dikota anda, walau sebenarnya sudah banyak beredar file video dari film ini di kalangan mahasiswa di jogja beberapa waktu sebelumnya (gak tau ya kalo kota lain).

Kemaren tanggal 28 Febuari adalah hari pertama film ayat-ayat cinta the movie diputar serentak di berbagai kota di Indonesia dan saya berhasil mendapatkan kesempatan untuk menonton hari itu juga. Sebenarnya banyak rumor bermunculan seputar adanya penundaan film ini, diantaranya adalah karena adanya perbaikan beberapa adegan atau bahkan ada yang mengatakan ini adalah startegi pasar. Saya sendiri tidak bisa memastikan apa penyebabnya.

Dari sejak posting saya yang ini saya sudah yakin kalo saya akan kecewa dengan film ini yang notabene adalah film yang diangkat dari sebuah karya novel, dan kekecewaan itu sangat terbukti, bukan hanya saya mungkin yang mengalaminya, tapi teman2 yang lain yang sebelum nonton filmnya terlebih dahulu baca novelnya. Karena menurut saya kurang lebih 80% cerita di film menyimpang dari novelnya.

Saat saya nonton itu, setelah 30 menit pertama saya sudah berniat beranjak dari situ dan pulang (tapi saya urungkan – penasaran). Akhirnya saya sempat mencatat beberapa penyimpangan umum dari novelnya sebagai berikut:

baca terusannya disini

Share This Post
posted under InterestThing, Movie, My Comment | | 16 Comments »

Jembatan Penyeberangan Terakhir di Jogja

February23

Bagi kota besar seperti Jakarta sebuah jembatan penyeberangan merupakan satu hal yang sangat penting bagi pejalan kaki untuk dapat beralih ke sisi lain jalan raya tanpa terganggu oleh lalu lintas yang ada. Sebenarnya alternatif untuk menyeberang bagi pejalan kaki adalah zebra cross dan jembatan penyeberangan, tapi bagi lalu lintas seramai Jakarta maka jembatan penyeberanganlah pilihan utama, walau banyak orang masih lewat dibawah jembatan penyeberangan. Mereka itu adalah orang2 yang tidak berfikir rasional -> kuliah artificial intelegence kemaren.

Berbeda dengan Jakarta, bagi Jogjakarta yang merupakan kota yang tidak sepadat dan seramai jakarta, sebuah jembatan penyeberangan bukanlah sesuatu fasilitas umum yang dipandang penting, oleh karenanya kita akan sangat jarang menjumpai adanya jembatan penyeberangan di kota Jogjakarta.

Tapi tahukah anda kisah tentang jembatan penyeberangan terakhir yang ada di Jogjakarta? Jembatan penyeberangan yang saya maksud adalah jembatan penyeberangan publik bukan jembatan penyeberangan khusus seperti jembatan penyeberangan yang ada di kampus pertanian UGM ataupun jembatan penyeberangan yang baru dibangun di kampus UIN (IAIN Sunan Kalijaga).

Setahu saya jembatan penyeberangan publik yang terakhir ada di Jogjakarta adalah jembatan penyeberangan yang berada di depan pasar kranggan (sebelah barat tugu). Tapi sayang jembatan tersebut saat ini telah tiada, dengan kisah yang tragis: terpaksa di runtuhkan karena ditabrak oleh sebuah truk kontainer yang tidak tahu batas ketinggian yang dapat dilewati di jalan tersebut. Ya jembatan kini menjadi sejarah karena kecerobohan seorang supir sebuah truk kontainer yang menabraknya beberapa tahun lalu.

Memang jembatan penyeberangan itu tidak langsung roboh ketika peristiwa sadis itu terjadi, tapi karena sudah rusak parah, maka jembatan itu dirobohkan tanpa adanya usaha untuk memperbaiki. Mungkin karena fungsinya yang tidak maksimal. Tapi sebagai sebuah museum jembatan penyeberangan Jogjakarta, seharusnya bangunan ini tetap dijanga dan dilestarikan. Paling tidak sebagai penanda bahwa di kota Pelajar ini pernah ada jembatan penyeberangan.

Share This Post
posted under InterestThing, LifeStyle, My Comment | | 16 Comments »

FAQ Wife v1.0

February18

Mungkin beberapa orang pernah baca artikel guyon semacam ini di mailist, posting ini sedikit berbagi untuk yang belum pernah baca, lumayan menghibur kok. Silahkan dilanjutkan – agak panjang sih.
Begini ceritanya, suatu ketika seorang customer sebuah layanan mengirimkan email yang isinya complain sebagai berikut :

Yth. Customer Support:
Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0 dan diluar perkiraan saya ternyata program baru ini mulai melakukan proses pembuatan sub program Child 1.0 dan juga mulai memakan waktu dan sumber berharga lainnya. Hal ini tidak dicantumkan di brosur produknya.

Read the rest of this entry »

Share This Post
posted under Feeds, InterestThing, LifeStyle, My Comment, Personal | | 7 Comments »

ayat-ayat cinta the movie – prepremiere

December19

Kenapa pakai judul prepremiere? ya karena belum premiere (aku belum melihat yang pertama kali) tapi ada yang ingin aku tambahkan. Setelah melihat website resmi dari ayat-ayat cinta the movie (ayatayatcintathemovie.com) akhirnya kekhawatiran yang sempat diprediksikan terjadi juga.

 

baca terusannya disini

Share This Post
posted under InterestThing, Movie, My Comment | | 12 Comments »

ayat-ayat cinta the movie

December19

Berawal dari ketertarikan pada sebuah novel karangan Habiburrahman El Shirazy dan rasa kaget mengetahui bahwa novel tersebut akan difilmkan. Aku tidak tahu harus merasa senang atau was was. Senang karena Novel sebagus ini akan diangkat menjadi sebuah cerita film atau was was bahwa aku mungkin akan kembali kecewa dengan model “film yang diangkat dari novel/buku”.

 

Sampul Versi Novel VS Poster Versi Film:

baca lagi lanjutannya

Share This Post
posted under InterestThing, Movie, My Comment | | 7 Comments »
« Older Entries