Posting ini mungkin akan sangat personal karena saya ingin berbagi tentang apa yang disebut dengan idealisme. Jika boleh diberi kesempatan untuk mendefinisikan secara bebas, bagi saya definisi idealisme adalah sebuah pokok topik yang dipegang teguh atau juga terkadang menjadi sebuah batasan pada sudut pandang seseorang tentang suatu hal, cenderung kepada sebuah kondisi yang dicita-citakan. Tentu saja dengan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa idealisme masing-masing orang akan berbeda, tergantung sudut pandangnya terhadap suatu hal tersebut.

Idealisme berasal dari kata “ideal” dengan tambahan sufiks/akhiran “-isme” yang berasal dari bahasa Yunani kuno -ισμός (-ismos) yang memiliki fungsi membentuk kata benda abstrak terhadap suatu tindakan, keadaan, pemahaman/doktrin. Sedangkan kata ‘ideal’ sendiri memiliki arti suatu kondisi paling wajar yang dikehendaki atau diinginkan. Contoh yang paling mudah dari sebuah idealisme biasaya digunakan pada bidang politik, sosial, dan segala suatu hal yang bersifat pemikiran. Idealisme menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia memiliki arti:

Idealisme 1 suatu aliran di ilmu filsafat yang menganggap pikiran atau cita-cita sebagai satu-satunya hal yang benar, yang dapat dirasakan dan dipahami 2 hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita (yaitu menurut suatu patokan atau pedoman yang dianggap sempurna) 3 Sas aliran yg mementingkan khayal atau fantasi untuk menunjukkan keindahan dan kesempurnaan meskipun tidak sesuai dng kenyataan.

Lalu Idealisme saya apa? Saya sendiri belum bisa secara jelas dan lugas menjelaskan idealisme saya apa, yang saya tahu beberapa pendapat mengatakan “Idealisme itu adalah kemewahan terbesar anak muda.” jadi bagi anda yang masih muda/merasa muda atau (yang paling umum) anak muda = mahasiswa, pegang teguhlah idealisme yang ada pada dirimu, karena suatu ketika nanti kita harus rela melepasnya atau paling tidak melonggarkan batas toleransi yang ada pada idealisme itu sendiri.

Sebuah nasehat dari orang terdekat saya mengatakan bahwa idealisme itu tidak akan membahagiakan siapapun kecuali diri kita sendiri, makanya saat kita hidup dilingkungan sosial yang terdiri tidak hanya kita sendiri,  mau tidak mau idealisme itu harus pelan-pelan luruh. Walau tidak ada salahnya juga tetap menjaga idealisme, sebagai bagian dari kemewahan yang masih bisa kita rasakan.

Itulah yang saya rasakan sekarang, saya mesti pelan-pelan meluruhkan setiap idealisme yang pernah terpikirkan oleh saya, walaupun terasa klise, tapi semua ini adalah sebuah bagian dari realitas yang harus dihadapi untuk melangkah lebih jauh, karena pada kondisi saya, idealisme akan menjadi muskil jika saya tidak mau lebih toleran terhadap kenyataan untuk saat ini. Yah, paling tidak saya akan simpan baik-baik dibenak saya, dan suatu ketika nanti akan saya perjuangkan idealisme itu jika saya punya kesempatan.

Jadi bagi kalian semua yang masih memegang teguh idealisme kalian, berbanggalah bahwa kalian masih menikmati kemewahan yang kalian miliki. Dan bagi anda yang telah menemukan dan mewujudkan idealisme kalian, maka berbahagialah karena kalian adalah orang-orang yang luar biasa.

“When the spark of brilliance meets the cold stream of reality, Idealism is often the first casualty.”

Apakah anda tahu apa sebenarnya browser itu? Jika belum, paling tidak anda jelas sudah pernah menggunakannya, karena kalau tidak, anda tidak akan bisa membaca posting ini. Bagi beberapa orang yang belum tahu apa itu web browser, berikut penjelasan singkat dalam bentuk video:

Dari penjelasan video diatas, browser adalah software terpenting dalam sebuah sistem komputer, tapi tentu saja tidak lebih penting dari Sistem Operasi (cth: Windows, Macintosh, Linux, dll) itu sendiri, hal ini tentu beralasan karena memang browser digunakan untuk mengakses beberapa fasilitas dan halaman web di internet. Menurut definisi yang diberikan di wikipedia.org, web browser (penjelajah web) adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web (World Wide Web).

Terdapat banyak browser yang bisa kita pilih untuk kita gunakan, namun hanya beberapa saja yang populer dan memiliki fitur sangat lengkap, beberapa browser tersebut adalah:

Jadi, silahkan untuk memilih dengan software yang mana anda ingin melihat dunia ini melalui internet. Kalo saya sendiri sih lebih memilih untuk menggunakan Mozilla Firefox karena beberapa fitur dan kemudahan yang dimilikinya, walaupun hampir semua browser juga saya install di komputer saya. Yang membuat saya memilih firefox adalah karena adanya tambahan Add-On yang sangat lengkap dan memudahkan kita dalam segala aktifitas browsing yang kita lakukan setiap hari, dan fitur baru yang saat ini cukup menarik adalah kita dapat mengganti theme atau tampilan firefox dengan Persona yang bisa kita pilih sendiri.

Jadi, pastikan anda memilih web browser yang tepat untuk kenyamanan dan keamanan anda selama ber-internet. Selamat menjelajah dunia melalui internet 🙂

Untuk posting kali ini saya akan berusaha untuk membahas sesuatu yang sedikit serius. Seperti yang saya cantumkan pada judul posting, saya akan membahas tentang masalah yang berkaitan tentang incompatibility antara Linksys WRT-120N dengan WiFi Card Intel Pro 2200BG.

Saya akan awali dengan cerita singkat, pada mulanya saya memiliki koneksi Speedy pada satu komputer PC dirumah, tapi karena kebutuhan untuk koneksi internet melalui jaringan nirkabel maka saya membeli Wireless Home Router N merk Linksys dengan seri WRT120N. Setelah saya setting Router Linksys tadi untuk bisa connect dan menangani koneksi melalui WiFi, saya kemudian mencoba untuk test jaringan nirkabelnya, tapi saat dicoba menggunakan notebook saya ternyata tidak bisa connect. Tapi saat saya coba pada device lain seperti Handphone Nokia dan Notebook HP, ternyata tidak ada masalah.

Jadi jika anda mengalami masalah yang sama, pastikan dulu beberapa hal berikut:
– Wireless Router N milik anda adalah Linksys WRT120N (info tertera dibawah router atau bungkus kardusnya)
– Wireless Card anda adalah Intel Pro 2200BG (bisa di cek di control panel – system – hardware – device manager, biasanya notebook yang menggunakan wifi card intel adalah notebook yang menggunakan Intel Centrino)

Continue reading

Beberapa waktu lalu saya browsing di internet di sebuah website tentang gambar-gambar menarik dari berbagai tema, salah satunya adalah tentang persaingan berbagai brand Otomotif lewat iklannya…

Menarik bagi saya karena iklan yang disuguhkan sangat offensive dan dengan jelas menyebutkan merk saingannya dalam iklan tersebut. Bisa dibilang ini adalah serangan/perang langsung untuk saling merendahkan antara merk-merk mobil ternama tersebut (Brand Duel).

Walaupun tahun pembuatan iklan tersebut bisa dibilang sudah sangat lama, tapi tema yang ditampilkan membuat saya ingin berbagi melalui posting ini. Silahkan menikmati:

* Persaingan antara BMW, Audi, Subaru dan Bentley…

* BMW yang cukup menakutkan bagi sang macan Jaguar

* Lagi… Audi dan BMW bertarung dalam billboard di jalan raya..

*Saab yang ikut menyerang Volvo

Mungkin bagi beberapa orang persaingan ini terlalu kejam dan terang-terangan jika ditampilkan ke publik, tapi itulah kenyataannya saat brand-brand besar mulai menunjukkan kekuatannya masing-masing, selain butuh biaya iklan yang mahal, juga butuh kreativitas yang lebih dari para insan periklanannya untuk bisa ikut bertarung dan bertahan di arena periklanan ini… Viva La Ads…

*hanya ingin berbagi dari artikel yang saya dapat di forum sebelah… tapi lupa linknya 🙂

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya… Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya”, Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja…..
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Continue reading