Aku Jatuh Cinta ~ Tompi

Aku Jatuh Cinta
By Tompi

Hari ini aku telah jatuh cinta
Tak kan mampu aku menyangkalnya
Jatuh cinta kepadamu
Sosok yang sering menjengkelkan aku
Sering menggangguku
Kau permainkan rasa hatiku
Namun kini aku berbalik
Jatuh cinta dan bernyanyi

Reff
Aku jatuh cinta kepada dirimu
Orang yang tak pernah ku bayangkan
Tak pernah ku mimpikan
Untuk bisa menjadi pacarku

Malam ini aku berniat
Untuk mengatakan rasa cintaku
Semoga tanganku berjodoh
Untuk bertepuk dengan cintamu

Back to Reff

Jadi pacarku… jadi pacarku

 

bulan merah – poems

Kebetulan beberapa waktu lalu saya menemukan satu file puisi yang sepertinya terpisah dengan kumpulan puisi yang saya punya. Hanya ingin berbagi saja, siapa tahu ada yang suka, tapi maaf jika memang tidak bagus, soalnya saya bukan pujangga. Terima kasih untuk apresiasinya.

TO: someone in UGM

Bulan Merah

Dua, tiga, bahkan empat kata pun tak cukup
Untuk isyaratkan rasa, saat mata ini mulai memihak

Jauh dari ujung mata, ada bulan warna merah
Pancaran sinar kelembutan dan kehalusan

Mulai dari tatapan mata itu
Sampai bayang-bayang tubuh sang bulan

Hanya urutan huruf berbentuk Indah
Dan ungkapan kata berupa Cantik

Sayang ia hanya disana
Berbincang dengan sang bintang

Dan tergelak oleh suara malam
Tapi sejenak ia berhenti

Kemudian dibicarakannya lagi sang hitam
Sampai ia akan hilang

Terselubung oleh cerah
Dan sirna sebagai terkenang

Lalu tenggelam dalam rasa perpisahan
Kembali menuju ketiadaan

10122003
yanwar i m

 

IPv4 versus IPv6

Tahukah anda bahwa saat ini perkembangan pengalamatan IP sudah berkembang dan mulai akan diimplementasikan standard baru yaitu IPv6. Kira2 perbedaan apa saja yang ada dengan versi IP terdahulu yaitu IPv4. Berikut artikel yang saya dapat:

Sebagai protokol pengalamatan internet generasi baru, IPv6 tentu hadir dengan berbagai kelebihan ketimbang sang pendahulunya, IPv4.
Berikut adalah perbedaan antara IPv4 dan IPv6 menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo):

Fitur
IPv4: Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.

IPv6: Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.

Routing
IPv4: Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing. Penyebabnya pemeriksaan header MTU di setiap router dan hop switch.

IPv6: Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.

baca selengkapnya disini

 

Search

Enter Search KeyWord:     

Archives